PeranPemuda Masa Kini. Yenni Ratna Pratiwi. Minggu, 31 Oktober 2021 | 11295 kali. Peran pemuda sangat sering dikaitkan dengan kemajuan suatu bangsa. Bahkan di Indonesia, peran pemuda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sudah tidak diragukan lagi. Hal ini bahkan sudah terjadi sejak masa perjuangan sejarah kemerdekaan Indonesia. Diupload untuk memenuhi tugas individual dalam Mata Kuliah Jurnalistik dan Publisistik DalamRangka Pengajian & Pelantikan Pimpinan Cabang IPM Kec. Margasari, Kab. : Akmal Faizul Haq Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd. Gabung KomunitasYuk gabung komunitas {{forum_name}} dulu supaya bisa kasih cendol, komentar dan hal seru terasa 28 Oktober tiba lagi Gan Sis, Masih ingatkah apa yang pernah terjadi di tanggal tersebut? Agan dan sista pasti tau tentang hal yang terjadi di tanggal tersebut yaitu Sumpah pemuda yang terjadi pada 28 Oktober 1928, dimana sumpah pemuda di masa itu adalah hasil keputusan bersama kongres pemuda kedua yang dilaksanakan pada tanggal 27-28 Oktober 1928 di Batavia. Keputusan bersama itu berisi cita-cita bersama untuk berdirinya negara indonesia, Hal ini terlihat dari isi sumpah pemuda itu sendiri yang berkeinginan dan bercita-cita tentang adanya "tanah air indonesia", "bangsa indonesia" serta "bahasa indonesia". Keinginan untuk bangsa indonesia untuk merdeka lepas dari penjajahan belanda di masa itu memang sangatlah tinggi, hal ini terlihat dari banyaknya organisasi-organisasi yang berdiri di masa itu yang memiliki cita-cita yang sama yaitu kemerdekaan indonesia. Entah Generasi Tua atau Muda di masa itu mereka memiliki semangat juang dan nasionalisme yang tinggi untuk menciptakan negeri yang merdeka dengan berbagai macam cara hingga akhirnya cita-cita bersama tersebut terwujudkan di tahun 1945, tepat kurang lebih 17 Tahun setelah ikrar sumpah pemuda Tahun telah berlalu sejak sumpah pemuda di masa itu dan sepuluh tahun lagi akan memasuki usianya yang seabad. Kini indonesia telah berubah dan telah lama merdeka, hasil perjuangan para pahlawan telah dinikmati hasilnya oleh semua orang di negeri ini dan merasakan indahnya kemerdekaan. Indonesia di masa kini terus menatap kedepan untuk bisa meraih kejayaan, namun juga tidak melupakan masa lalu dan sejarah yang telah mewarnai negeri ini dalam emnggapai setiap kemerdekaan. Sumpah pemuda 28 Oktober tentunya janganlah sampai terlupa, karena itu merupakan pengingat kepada kita semua bahwa perjuangan negeri ini belumlah usai dan sebagai dorongan untuk kita agar bisa lebih semangat untuk menjadi bagian pembangun negeri ini menuju lebih baik di masa depan. Semangat sumpah pemuda harus dimiliki oleh setiap insan bangsa indonesia terutama bagi kalangan generasi muda. Pemuda-pemudi di masa kini memang jelas berbeda dengan pemuda-pemudi di masa lalu, namun bukan berarti semangat nasionalismenya dibiarkan hilang begitu saja. Jika masa lalu dihadapkan dengan penjajahan langsung, maka di masa kini negeri ini dihadapkan dengan penjajahan terselubung melalui berbagai hal seperti kerusakan moral, narkoba dan lain sebagainya yang membuat jati diri bangsa indonesia sedikit demi sedikit mulai terkikis. Sebagian Generasi muda di masa kini mulai melupakan Sumpah Pemuda, hal ini terlihat dari sikap generasi muda yang terkadang terlihat memprihatinkan dari segi moral dan sikap mereka yang tak mencerminkan bangsa indonesia itu sendiri. Padahal Sumpah Pemuda penting untuk diingat dan diketahui oleh banyak orang termasuk generasi muda agar tidak lupa dengan cita-cita negeri ini di masa sumpah pemuda ini perlu dimiliki oleh generasi pemuda-pemudi di masa kini agar sikap nasionalismenya tetap terjaga, di tangan merekalah masa depan negeri ini ditentukan baik atau buruknya karena pemuda-pemudi masa kini merupakan calon pemimpin-pemimpin negeri ini di masa depan. Melindungi negeri ini terutama melindungi generasi muda sangatlah diperlukan dari berbagai paham yang menyimpang serta segala hal yang merusak para generasi muda. Setiap elemen masyarakat termasuk kita harus bisa merangkul generasi muda untuk bisa berjalan bersama membangun indonesia yang lebih baik, lupakan segala egosime dan kepentingan golongan dan junjunglah persatuan indonesia demi menciptakan kejayaan negeri ini di masa depan. Semangat sumpah pemuda harus disebar luaskan terutama pada generasi muda masa kini agar mereka bisa bangga menjadi bagian negeri ini dan memiliki mental untuk bisa membangun negeri ini lebih baik lagi di masa depan. Itulah Sumpah Pemuda versi ane, lalu bagaimana menurut agan dan sista tentang sumpah pemuda? silahkan sampaikan di kolom komentar dan sampai jumpa di tulisan berikutnya. Sumber Opini Pribadi dan Inspirasi Kehidupan Sumber 1 Sumber 2 Sumber gambar via google images 27-10-2018 0903 reserved 27-10-2018 0904 Kaskus Addict Posts 2,302 Nyari pasangan dulu... 27-10-2018 1202 QuoteOriginal Posted By pasangan dulu... Cari dong 27-10-2018 1222 Hidup Pemuda Indonesia Gan... 16-12-2018 0732 QuoteOriginal Posted By vickymalmsteenz►Hidup Pemuda Indonesia Gan... Pasti gan 17-12-2018 0634 Pemuda masa kini itu suka coli 21-01-2019 1845 QuoteOriginal Posted By Andriansyah066►Pemuda masa kini itu suka coli Ah enggak kok 04-02-2019 1515 Mulai lelah 05-02-2019 0554 Pemuda masa kini memiliki peran penting dalam membangun masa depan Indonesia. Mereka adalah generasi penerus yang akan membawa perubahan positif untuk negeri ini. Kepemimpinan di masa depan akan dipegang oleh pemuda yang memiliki semangat, keberanian, dan kreativitas untuk memimpin. Pemuda Sebagai Penentu Masa Depan Indonesia memiliki jumlah penduduk yang terbesar di ASEAN. Sebanyak 70 persen dari total penduduk Indonesia adalah pemuda yang berusia 15-39 tahun. Ini menunjukkan bahwa pemuda memiliki peran penting dalam membangun masa depan Indonesia. Kepemimpinan di masa depan akan dipegang oleh pemuda yang memiliki semangat, keberanian, dan kreativitas untuk memimpin. Oleh karena itu, pemuda harus siap mengambil tanggung jawab dalam membangun bangsa ini. Potensi Pemuda Indonesia Pemuda Indonesia memiliki potensi yang besar untuk meraih prestasi dalam berbagai bidang. Mereka tidak hanya memiliki kemampuan akademis yang baik, tetapi juga memiliki keberanian untuk mengambil risiko dan inisiatif untuk memulai usaha mereka sendiri. Pemuda Indonesia juga memiliki semangat kebangsaan yang tinggi, sehingga mereka memiliki tekad untuk membangun Indonesia menjadi lebih baik. Tantangan Pemuda Masa Kini Tantangan yang dihadapi oleh pemuda masa kini sangatlah berat. Salah satunya adalah kurangnya kesempatan kerja yang tersedia. Pemuda sangat sulit menemukan pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi mereka. Selain itu, pemuda juga dihadapkan dengan masalah pendidikan yang kurang berkualitas dan minimnya dukungan dari pemerintah dalam membangun kemampuan dan potensi mereka. Peran Pemerintah dan Masyarakat Pemerintah dan masyarakat harus bersinergi untuk mendukung pemuda dalam membangun masa depan Indonesia. Pemerintah harus memberikan kesempatan kerja yang lebih banyak dan meningkatkan kualitas pendidikan untuk meningkatkan kemampuan pemuda. Sementara itu, masyarakat harus memberikan dukungan dan motivasi kepada pemuda untuk terus berkarya dan berinovasi dalam bidang yang mereka tekuni. Kesimpulan Pemuda masa kini memiliki peran penting dalam membangun masa depan Indonesia. Pemuda Indonesia memiliki potensi yang besar untuk meraih prestasi dalam berbagai bidang. Namun, tantangan yang dihadapi oleh pemuda sangatlah berat. Oleh karena itu, pemerintah dan masyarakat harus bersinergi untuk mendukung pemuda dalam membangun masa depan Indonesia. Dua kadet muda Malaysia akan meneruskan pengajian mereka pada musim luruh ini di akademi ketenteraan berprestij sebagai persediaan untuk menjadi pegawai tentera Malaysia pada masa hadapan. Cik Ummi Syahmina dari Port Dickson, Negeri Sembilan, telah diterima masuk ke Akademi Tentera Udara Amerika Syarikat di Colorado dan Encik Muhammad Faidh Izzuddin dari Kuala Lumpur telah diterima masuk ke Akademi Tentera Amerika Syarikat di West Point, New York. Kedutaan di Kuala Lumpur menganjurkan majlis mengucapkan selamat jalan pada 8 Jun untuk menghargai dan meraikan kemasukan kadet Malaysia ke akademi ketenteraan Duta Besar ke Malaysia Brian D. McFeeters mengucapkan tahniah kepada kadet-kadet ini dan berkata, “Kadet-kadet ini mewakili masa depan, kemakmuran dan keselamatan kita bersama. Saya yakin Ummi dan Faidh akan terus menempa laluan ke hadapan untuk pemimpin muda yang lain.” Leftenan Kolonel Lemar Farhad, Ketua Pejabat Kerjasama Pertahanan, turut mengucapkan tahniah kepada kedua-dua kadet. Beliau menambah, “Hubungan antara akademi ketenteraan kita telah wujud sejak lebih 40 tahun lalu. Ia menjadi penghubung penting antara kedua-dua negara kita dan mengukuhkan hubungan sesama rakyat sambil mempromosikan kesalingoperasian masa depan.” Mejar Jeneral Dato’ Haji Saadon bin Hasnan, Komandan Akademi Latihan Ketenteraan ALK, turut menyertai majlis ini. Misi akademi ketenteraan adalah untuk memberikan pendidikan dan pengalaman kepada semua kadet supaya mereka lulus dengan pengetahuan dan memiliki karakter yang penting sebagai pemimpin dan motivasi untuk menjadi pegawai tentera bekerjaya. Program kepimpinan, akademik dan persediaan yang menyeluruh diperlukan untuk memenuhi piawaian tinggi kemasukan ke Akademi Tentera melalui persaingan sengit yang mana hanya segelintir dapat diterima masuk. Kadet Ummi Annur Syahmina dan Muhammad Faidh Izzuddin dipilih selepas proses pemilihan yang ketat yang menilai potensi kepimpinan, kecergasan fizikal dan pencapaian akademik mereka. Tahun ini, 89 negara telah dijemput untuk menamakan calon dengan matlamat menerima 15 calon di setiap akademi ketenteraan. Sejak tahun 1971, 39 rakyat Malaysia telah menamatkan pengajian di Akademi Ketenteraan Duta Besar McFeeters mengucapkan terima kasih kepada Angkatan Tentera Malaysia, Tentera Darat Malaysia, Tentera Laut Diraja Malaysia, Tentera Udara Diraja Malaysia, dan agensi-agensi ketenteraan Malaysia yang lain atas sokongan dan kerjasama mereka dalam mengukuhkan hubungan antara akademi ketenteraan di Amerika Syarikat dan Malaysia. Cik Ummi Annur Syahmina binti Sohaini dari Port Dickson, Negeri Sembilan, diterima masuk ke Akademi Tentera Udara Amerika Syarikat USAFA di Colorado. Kadet Ummi ialah wanita Malaysia ketiga yang diterima masuk ke akademi ketenteraan selepas Sub Leftenan Janushaa Bala Krishnan Muthiah, alumni tahun 2022 Akademi Tentera Laut Amerika Syarikat, dan Kadet Grace Sian Ern Hui, yang baru menamatkan pengajian di Akademi Tentera Udara Amerika Syarikat. Encik Muhammad Faidh Izzuddin bin Mat Sahari dari Kuala Lumpur diterima masuk ke Akademi Tentera Amerika Syarikat di West Point, New York. Dalam majlis ini, Duta Besar McFeeters turut mengucapkan tahniah kepada dua kadet yang baharu menamatkan pengajian di akademi ketenteraan Kadet Grace Sian dan Kadet Kanan Muhammad Aniq Hilman bin Haslimi masing-masing menamatkan pengajian mereka di Akademi Tentera Laut dan Akademi Tentera Udara Lebih banyak foto di Flickr Kadet Ummi Annur Syahmina Binti Sohaini Sebagai orang pertama dalam keluarganya yang berkhidmat dalam tentera, Kadet Ummi sangat bermotivasi dan bercita-cita untuk menjadi juruterbang jet pejuang Tentera Udara Diraja Malaysia. Berasal dari Port Dickson, sebuah bandar tentera kecil di selatan Kuala Lumpur, pengalaman Ummi sebagai kadet wanita dalam persekitaran yang didominasi lelaki memberi inspirasi kepadanya untuk mendefinisikan “pemimpin” sebagai seorang yang tegas, bekerja keras dan saling menghormati perbezaan individu. Pada usia 13 tahun, beliau mendaftar di Sekolah Menengah Sains Rembau dan lulus dengan cemerlang dalam Sijil Pelajaran Malaysia. Ummi menamatkan program asasi dalam Teknologi Kejuruteraan, dan beliau kini di tahun pertama dalam pengajian Penyelidikan Operasi dan Sains Data di Universiti Pertahanan Nasional Malaysia dengan CGPA keseluruhan Ummi fasih berbahasa Jerman dan lulus ujian bahasa antarabangsa Jerman pada tahun 2021. Ummi pandai menguruskan masa beliau dengan menjadi kapten Skuad Ragbi Torch dan pasukan kriket di samping pembelajaran akademik. Beliau meminati sukan dan merancang untuk terus bersukan di USAFA. Apabila ditanya pendapatnya tentang isu semasa di Asia Tenggara oleh ahli panel, beliau memberitahu bagaimana anggota tentera wanita perlahan-lahan mencipta sejarah dalam Angkatan Tentera Malaysia, bagaimana mereka memberi inspirasi kepadanya, dan bagaimana beliau ingin menyumbang kepada kemajuan Keamanan dan Keselamatan Wanita sebaik sahaja beliau ditauliahkan. Kadet Muhammad Faidh Izzuddin Bin Mat Sahari Kadet Faidh yang berasal dari Kuala Lumpur membesar dengan mendengar cerita bapanya tentang tentera dan pengalamannya menghadiri program tamu di Pangkalan Tentera Udara Keesler, Mississippi. Ketika masih kanak-kanak, kepimpinan dan perspektif Angkatan Tentera menarik perhatiannya, dan beliau memilih untuk melanjutkan pelajarannya di West Point. Faidh merupakan pemimpin pelajar, ahli sukan, dan inovator. Beliau boleh bercakap dalam Bahasa Perancis dan lulus peperiksaan DELF Perancis dengan CGPA keseluruhan Selepas tamat sekolah menengah, beliau menerima Anugerah Emas daripada Sekolah Berasrama Penuh Integrasi Rawang kerana mendapat keputusan A semua mata pelajaran dalam peperiksaan Sijil Pelajaran Malaysia. Faidh bermain bola sepak, hoki, olahraga trek dan padang, dan catur. Beliau gemar bereksperimen dengan perkara baharu untuk meluaskan pandangannya. Minatnya dalam inovasi mendorongnya memenangi beberapa anugerah dalam pertandingan inovasi, termasuk inovasi kereta 4×4 tersuai dan pembersih permukaan yang diperbuat daripada kulit pisang. Faidh menamatkan Asasi Perubatan di Universiti Pertahanan Nasional Malaysia dengan CGPA keseluruhan

pemuda masa kini pemimpin masa depan