Denganbegitu, ketersediaan bibit ke depannya mudah diperoleh dan budidaya kelapa genjah semakin berkembang secara mandiri dari hulu hingga hilirnya," jelas Alam. Alam kemudian memaparkan konsep pengembangan kelapa genjah. Penanaman rencananya dilakukan di pekarangan sebanyak 60% dan di kawasan/hamparan 40%.
Kemudiantutup dengan tanah hasil galian 10 cm lagi. Letakkan bibit yang siap tanam di atas tanah tadi dan timbun bibit sampai 3/4 batok kelapanya tertutupi tanah (masih ada 1/4 batok yang kelihatan). Jika sudah berumur 2-3 bulan, tutup lubang sisa supaya rata dengan tanah dan batok tidak lagi kelihatan. Pemilihan Pupuk
Sisunandarmengatakan budidaya kelapa kopyor merupakan salah satu bisnis yang menggiurkan, karena saat sekarang produksi hanya mampu memenuhi kebutuhan 30% saja. Saat ini, kelapa kopyor paling banyak dihasilkan dari Kabupaten Pati dengan produksi 2.500 butir per 3 hari. Sehingga masih cukup terbuka pasarnya.
Vay Tiền Nhanh. – Kelapa kopyor merupakan kelapa yang pertumbuhanya tidak nornal, Dari ketidak normalan tersebut menghasilkan kelapa bertekstur lembut dan di minati oleh semua orang. Kelapa kopyor dapat diperbanyak secara generatif maupun secara vegetatif, seperti halnya kelapa biasa normal. Secara generatif alami, kelapa kopyor dapat diperoleh melalui cara penanaman kembali buah kelapa normal yang dijadikan sebagai bibit dari pohon kelapa yang berbuah kopyor. Cara ini seperti yang telah umum dilakukan oleh masyarakat petani selama ini. Sebenarnya cara ini mengandung kerugian yang besar, yaitu Hasil produksi buah kelapa pada satu pohon tidak semuanya kopyor. Mutu buah kelapa biau dan kopyor yang diperoleh biasanya kurang baik tidak unggul karena faktor pembiakan alami yang sangat tergantung pada alamdengan perantara angin atau serangga, dan jenis bibit dari kelapa ayah serbuk sari tidak diketahui pasti Kelapa kopyor juga dapat diperoleh dari jenis kelapa hibrida ini,juga dapat diperoleh kelapa kopyor melalui cara pembiakan secara vegetatif buatan. Kelapa Hibrida Kelapa hibrida merupakan suatu jenis kelapa yang cepat mengalami kepopuleran di kalangan masyarakat, karena produksi buahnya yang tinggi,juga saat mulai berbuahnya lebih cepat daripada jenis kelapa biasa. Kelapa hibrida diperoleh dari hasil perkawinan silang antara dua jenis tanaman kelapa yang berbeda-beda sifatnya Biasanya kelapa hibrida me rupakan hasil perkawinan kilang antara jenis kelapa dalam unggul dan kelapa geriah unggul, karena apabila yang di silangkan itu bukan merupakan kelapa jenis unggul maka dapat diperkirakan akan menghasilkan sifat-sifat kelapa hibrida yang tidak lebih baik daripada kelapa induk dan kelapa ayahnya. Dari persilangan kelapa kopyor Sedangkan tujuan membuat hibrida adalah menggabungkan sifat-sifat baik dari induknya,memunculkan sifat-sifat baru yang lebih baik serta menambah variasi dan macam tanaman. Cara persilangan Di bawah ini akan dijelaskan secara singkat cara pembuatan kelapa hibrida secara generatif, dengan langkah-langkah pengerjaan sebagai berikut Pemilihan kelapa dalam untuk ayah Varietas kelapa dalam untuk hibrida dipilih dari varietas unggul yang mempunyai sifat-sifat umur pohon telah 20-40 tahun bila diinginkan hibrida yang mengandung kopyor,maka dipilih varietas kelapa dalam unggul yang juga mengandung buah kopyor dalam satu tanda pohonnya, pohon sehat dan pertumbuhan batang yang lurus,kukuh produksi asil buah cukup tinggi. Pemilihan kelapa genjah untuk ibu Varietas kelapa genjah untuk hibrida dipilih dari varietas unggul yang mempunyai sifat-sifat umur pohon mencapai 15-30 tahun bila dinginkan hibrida yang mengandung kopyor,maka dipilh varietas kelapa genjah unggul yang juga mengandung buah kopyor dalam satu tandan pohon-pohon sehat dan pertumbuhan batang yang lurus kukuh produksi hasil buah cukup tinggi. Persiapan bahan selurung kain untuk menyelubungi karangan bunga kelapa botol penyemprot dengan selang plastik di ujung mulutnya,sebagai tempat serbuk sari dari bunga pemotong bunga jantan dari kelapa induk. Cara penyerbukan buatan/persilangan mula-mula dicari karangan bunga yang baru mulai mekar,dari induk kelapa genjah yang sudah bunga jantan dipotong dengan jarak 3 cm di atas bunga betina,dengan menggunakan pisau yang tajam,sehingga bunga jantan tersebut benar-benar bersih. Kemudian bunga betina diselubungi kain bunga jantan dari kelapa dalam yang telah dipilih,dipotong beserta tangkainya dari mayang yang hampir merekah,kemudian dimasukkan ke dalam plas bunga jantan dalam plastik ini dikeringkan,diambil serbuk sarinya saja,dan tangkai sarinya dibuang serbuk sari kering yang diperoleh,dicampur dengan tepung steril dengan perbandingan l- 20satu bagian tepung sari dan 20 bagian tepung steril,Tepung sari dapat disimpan dalam lemari es dengan daya tahan simpan sampai 4 bulan, tepung sari dimasukkan ke dalam botol plastik. Bunga betina yang akan diserbuki,sebaiknya bunga betina yang mulai masak,yang ditandai dengan ada nya lendir di putiknya penyemprotan serbuk ke bunga betina sebaiknya tidak dilakukan hanya sekali,karena proses pe masakan bunga betina tidak bersamaan waktunya. Penyemprotan tersebut dapat dilakukan 3-4 pekerjaan penyemprotan bunga betina dengan serbuk sari telah selesai,maka bunga betina diselubungi kembali dan diberi tanda. Pengawasan pengontrolan terhadap bunga betina dilakukan,setelah penyerbukan tidak berhasil bila bunga betina merontok,sedangkan bunga betina yang tetap tumbuh dan tidak rontok maka terdapat kemungkinan persilangan berhasil bila buah hasil persilangan semakin tumbuh membesar,selubung kainnya dapat dibuka,dan pada tan dan tersebut diberi tanda khusus yang mudah di kenali. Penentuan keberhasilan persilangan harus diperhatikan bahwa bunga betina yang tidak mengalami kerontokan setelah penyerbukan dilakukan,belum bisa diramalkan bahwa persilangan berhasil keberhasilan,dapat di ketahui bila hasil persilangan tersebut telah menjadi bibit tanaman,yang ditunjukkan oleh warna pelapah daun yang berbeda dengan induknya. Pembibitan kelapa terdapat beberapa ciri-ciri buah kelapa yang buah berbentuk bulat/setengah bulat dan berukuran sedang kulit luar buah licin,tidak rusak/cacat volume air buah cukup banyak buah mengalami pemasakan di pohon dalam satu tandan hanya terdapat 2-3 butir yang akan dijadikan bibit,sebaiknya tidak langsung disemaikan,tetapi disimpan dulu agar proses pemasukannya berlangsung terus. Tempat penyimpanan bibit tersebut harus mempunyai sirkulasi udara yang baik, tidak ada atap yang bocor, penumpukan buah tidak terlalu banyak pembibitan dapat dilakukan dalam tiga cara yang berbeda,yaitu pesemaian tradisional,biasa dilakukan oleh petani dalam jumlah yang kecil Bibit kelapa di gantungkan di cabang – cabang pohon yang rindang atau di pinggir-pinggir atap rumah. Persemaian Persemaian bedengan terdapat dua cara yang umum dilakukan, yaitu Cara I Membuat pesemaian perkecambalan terlebih dulu,baru dipiodahkan ke pesemaian bibit. Cara II Langsung membuat pesemaian bibit. Pada dasarnya pembuatan bedengan untuk kedua cara itu sama saja. Tanah dicangkul sedalam 30-40 cm tanah dibersihkan dari rumput dan tanaman liar lain nya membuat bedengan dengan panjang 10m, lebar 114,2 m dan tinggi bedengan 4m,membuat parit di sekeliling bedengan selebar 30-40cm memberi pupuk kandang 10-15ton tiap hektar tanah. Apabila bedengan telah siap,benih/bibit yang diletakkan dengan arah mendatar dengan 2/3 bagian bibit terdapat dalam tanah. Calon tunas bibit hendaknya menghadap ke arah timur. Di atas calon tunas dikupas sedikit menyamping,untuk mempercepat perkecambahan. Pemeliharaan Langkah pemeliharaan dilakukan dengan cara penyiraman air bila tidak ada hujan penyemprotan insektisida pada bibit atau tanah media tumbuhnya, untuk mencegah serangan rayap, melakukan penggemburan tanah pemberian pupuk N,P dan K ZA,ZK dan TS. pesemaian dengan polybag. Cara ini sudah umum digunakan oleh masyarakat,karena mempunyai beberapa keuntungan antara lain mudah diangkut perawatan dan pengamatan lebih mudah menghemat tempat penyimpanan bila digunakan sebagai pesemaian perkecambahan,bibit pasti tumbuh. Seperti telah disebutkan,bahwa selain diperbanyak secara generatif,kelapa hibrida dapat juga diperbanyak dengan cara vegetatif,yaitu melalui penumbuhan sistem kultur jaringan. Cara ini ditempuh karena kelapa merupakan tanaman berbiji tunggal yang sampai saat ini belum bisa di kembangbiakkan secara cangkokan,stek,dan lainnya. Sistem kultur jaringan merupakan pemeliharaan atau pembe nihan suatu jaringan dari tumbuh-tumbuhan dengan menggunakan media tumbuh yang tertentu susunannya. Kelapa kopyor juga dapat dibiakkan secara vegetatif melalui sistem kultur langkah-langkah pengerjaan pembiakan ini sebagai berikut mempersiapkan lembaga buah kelapa kopyor,pada umur 11 bulan Lembaga tersebut dipisahkan dari endosperm dan diterilkan dalam larutan Kalsium hiplo klorit selama 10 menit. Kemudian dicuci dengan air steril air destilata beberapa kali lembaga dibiakkan dalam suatu media cair tertentu Media cair yang dapat dipakai adalah White modifikasi De Guzman we atau White modifikasi Norstog wn dan lain-lainnya yang mengandung 2 dekstrosa pada pH 6 dalam media cair itu,lembaga kopyor divoyang dalam centrifuge,dengan kecepatan 75 putaran menit selana 8-12 jam/hari. Selama dalam medium cair itu,lembaga akan bertambah panjang Bakal tunas di bagian kotiledon akan muncul pada minggu ke 5-6 Setelah itu penggoyangan dalam centrifuge dihentikan,karena lembaga sudah nampak yang tumbuh sempurna dipindahkan ke medium padat dari jenis Murashige dan Skoog yang mendapat penambahan 6% dekstrosa,10 mg/l IAA, 0,5 mg/l IBA dan 5 arang lembaga tersebut disimpan/diperam di ruangan yang mendapat penyinaran terang. Intensitas cahaya mencapai luxselama 15 jam/hari pada suhu 240 26°C,dengan kelembapan antara 60-70%.Pertumbuhan lembaga memang menjadi lebih lambat sehingga dapat ditambahkan zat-zat perangsang IAA dan IBA seperti di atas setelah 10 minggu dalam medium padat,kecambah menghasilkan dua helai daun, pada umur 14 minggu,bibit ini sudah bisa dipindahkan ke dalam pot atau , lalu dipindah ke rumah kaca sebagai upa ya menyesuaikan diri dengan lingkungan,sebelum akhir tnya ditanam dalam kebun bibit tersebut harus dipindahkan dari jenisjenis kelapa lainnya, agar tidak terjadi perkawinan silang yang tidak bibit ini ditanam secara bersama-sama dengan jenis kelapa biasa, maka akan terjadi perkawinan silang sehingga persentase kopyor yang dihasilkan tetap dari cara pembiakan vegetatif melalui teknik kultur jaringan ini,kelapa kopyor yang dihasilkan bisa mencapai 80 dalam satu tandan. Hal ini bila dibandingkan dengan hasil kelapa kopyor yang hanya 2-3 butir saja da lam sutu tandan,bila dibiakkan dengan cara generatif yang umum dilakukan oleh petani kelapa saat ini. Tetapi cara pembiakan vegetatif melalui teknik kultur jaringan ini masih perlu dipertimbangkan,mengingat masih adanya kelemahan-kelemahan berupa biaya pelaksanaan yang mahal,harus dilakukan di laboratorium khusus dengan peralatan lengkap serta tenaga kerja yang terampil,serta masih terlalu sulit di terapkan pada para petani. Tata Cara Bertanam Penanaman bibit Sebaiknya bibit dipindahkan dari pesemaian ke kebun pada awal musim diperhatikan agar tanaman tidak rusak,perakaran tidak banyak yang putus kering Faktor-faktor penanaman yang berpengaruh pada produksi hasil buah adalah jarak tanam jarak tanam kelapa genjah 6×6 m jarak tanam kelapa dalam 9×9 m jarak tanam kelapa hibrida 8×8 m pembuatan lubang tanaman lubang tanaman dibuat 2 bulan sebelum penanaman dilakukan pemisahan antara lapisan tanah atas dan tanah bawah selama sebulan,masing-masing dicampur pupuk kandang sebelum dikembalikan lagi ke dalam lubang tanam. Cara penanaman bibit sudah berumur 8 bulan,ketika dipindahkan. sebelum dilakukan penanaman,sebaiknya tanah di beri kayu penyangga pada Sampai berumur 4 tahun, tanaman kelapa memerlukan pemeliharaan yang intensif,untuk mencapai produksi buah – buah yang tinggi. Langkah-langkah pemeliharaan tanaman kelapa meliputi penyiraman dipengaruhi oleh kondisi iklim dan sifat tanah setempat pemberian naungan bila tidak ada pohon pelindung di sekitar kebun,sebaiknya tanaman kelapa sampai berumur l tahun diberi bahan-bahan penaung tanaman penutup tanah dimaksudkan untuk meningkatkan kesuburan tanah serta menekan pertumbuhan tanaman pengganggu. Tanaman yang dapat digunakan misalnya tanaman orok-orok, dan sebagainya yang sekaligus berfungsi sebagai pupuk hijau. Dapat juga di sela tanaman kelapa ditanami dengan tanaman sela yang bisa dipanen, seperti jagung, kacang tanah,kacang kedelai,dan sebagainya. Cara pemupukan,dosis dan jenis pupuk tergantung pada umur pohon, jenis tanah, varietas tanaman.
Karena kelapa kopyor tidak dapat dikembangkan melalui pembibitan alami, maka peneliti asal Universitas Muhammadiyah Purwokerto UMP, Sisunandar, mengembangkannya melalui kultur jaringan Setelah melalukan riset hingga 15 tahun, kini kelapa kopyor hasil kultur jaringan telah dapat dibudidayakan, salah satunya di areal Science Techno Park’ di Kampus UMP Antara kebutuhan dengan produksi kelapa kopyor tidak seimbang, karena produksi hanya baru mencukupi 30% kebutuhan pasar Kelapa kopyor tidak hanya potensial dikembangkan sebagai bahan minuman, juga dapat dijadikan bahan baku kosmetika. Pasarnya tidak hanya dalam negeri, tetapi juga luar negeri. Maka diperlukan kolaborasi riset, misalnya dengan pengemasan yang bisa mengawetkan kelapa kopyor, sehingga dapat diekspor Rasanya manis. Daging buahnya agak krispi, tidak lembek seperti kelapa muda. Dan yang pasti menyegarkan. Demikian dikatakan Wicaksono 30 seorang warga Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah, saat merasakan kelapa kopyor yang dipanen dari kebun di Science Techno Park’ di kampus Universitas Muhammadiyah Purwokerto UMP pada Rabu 22/5/2019 sore. Usia pohon kelapa sekitar 4 tahun, tetapi tingginya kurang dari 2 meter. Sehingga untuk memanennya, tidak perlu memanjat, cukup dengan berdiri dan langsung mengambil buahnya. Buahnya lebih kecil jika dibandingkan dengan buah kelapa umumnya. Warna kulit kelapanya hijau. “Rasanya memang manis dan dagingnya buahnya agak kripsi, tetapi menyegarkan,”ungkap Wicaksono saat mencicipi hasil panen perdana kelapa kopyor di kebun setempat. Kelapa kopyor yang dipanen itu cukup istimewa, karena seluruh buah yang ada di pohon kelapa itu kopyor semuanya. Mengapa bisa seperti itu? Seorang ahli biologi dari UMP, Sisunandar membuka rahasianya. Ternyata pembibitannya harus melalaui proses di laboratorium yakni lewat kultur jaringan tissue culture. Namun, untuk sampai seperti sekarang, proses risetnya cukup panjang. Sisunandar telah bergelut dengan penelitian kelapa sejak tahun 2004 atau 15 tahun silam. baca Kembalikan Kejayaan Kelapa Dalam, Kabupaten Gorontalo Siap Moratorium Sawit Kelapa kopyor terjadi karena enzim yang membentuk dinding sel tidak lengket. Tetapi rasa kelapa kopyor menyegarkan dan krispi. Foto L Darmawan/Mongabay Indonesia Riset semakin mendalam ketika Sisunandar menempuh pendidikan doktoralnya di University of Queensland, Australia tahun 2008. Risetnya berjudul Cryopreservation fot germplasm conservation of coconut Cocos rucifera L. Sekembalinya dari Australia dan bergelar doktor bidang biologi sel dan bioteknologi tumbuhan, dia semakin bersemangat mengembangkan penelitian pembibitan kelapa kopyor melalui kultur jaringan. Pada 2012 atau 4 tahun penelitian sejak 2008, Sisunandar mulai mendapatkan hasil yang memuaskan. Ia mampu membibitkan kelapa kopyor melalui kultur jaringan. Dia mengkultur embrio dengan tehnik mini growth chamber’ yaitu menginduksi akar dan mengadaptasikan benih kelapa kopyor hasil kultur jaringan secara langsung. Tingkat keberhasilannya mencapai 90% dengan metode ex vitro rooting’. “Dengan metode tersebut, ternyata mampu berhasil mengadaptasi benih yang berasal dari empat kultur kelapa secara langsung dengan keberhasilan tinggi. Baik benih tanpa akar maupun bibit yang telah memiliki akar mampu berhasil diaklimatisasikan,” katanya. baca juga Alasan Ini Mengapa Perlu Kembalikan Kejayaan Kelapa, Tinggalkan Sawit… Bulatan kecil dalam buah kelapa kopyor yang disebut kentos atau tombong kelapa itulah yang dikultur menjadi bibit pohon kelapa kopyor. Foto L Darmawan/Mongabay Indonesia Di kebun Science Techno Park’ di belakang kompleks Kampus UMP tersebut, Sisunandar telah menanam 148 pohon kelapa pada areal 6 ribu meter persegi. Pohon kelapa yang ditanam berasal dari keturunan pohon kelapa asal Banyumas, Pati, Lampung dan Madura. “Dari 148 batang pohon kelapa itu, ada 30 pohon yang berasal dari Banyumas, kemudian dari Kalianda, Lampung sebanyak 20 batang, lalu dari Pati, Jateng sebanyak 37 batang serta dari Sumenep, Madura sebanyak 61 pohon. Ada beragam jenis kelapa kopyor dari masing-masing daerah. Misalnya kalau dari Banyumas ada empat jenis kelapa kopyor yaitu Green Dwarf, Pink Hust Dwarf, Tall dan Yellow Dwarf. Kemudian, kalau dari Kopyor Pati Yellow Dwarf, Kopyor Pati Green Dwarf, Kopyor Pati Brown Dwarf dan Kopypor Pati Orange Dwarf,” paparnya. Ia mengatakan, jika pohon kelapa kopyor yang tumbuh alami, dalam satu tandan biasanya hanya mendapatkan 2-3 butir yang kopyor. Karena itulah, tidak seluruh buah dapat menjadi kopyor. Namun, dengan pengembangan kultur jaringan, maka satu pohon kelapa, buahnya bisa kopyor semua. “Dari riset dan pengalaman kami, dari bibit sampai berbuah membutuhkan waktu sekitar 4 tahun. Tetapi biasanya, pada panen perdana, yang dapat diambil hanya 4-5 butir kelapa. Namun, kalau sudah tahun kedua, maka satu tandan bisa berisi 15-20 butir kelapa. Semuanya kopyor. Setipa bulan, satu pohon kelapa bisa panen antara 15-20 butir juga,”ungkapnya. menarik dibaca Jejak Nyuh, Pohon Kehidupan di Pesisir Bali Timur Kentos yang bisa dikembangkan menjadi bibit kelapa kopyor dengan metode kultur jaringan. Foto L Darmawan/Mongabay Indonesia Saat ini Sisunandar masih memproduksi bibit kelapa kopyor dengan kultur jaringan. Jika sudah menjadi bibit, maka harganya per satu batang mencapai Rp1 juta. “Sepertinya mahal, padahal kalau dihitung dari hasilnya jelas murah. Hitungannya begini. Satu pohon kelapa kopyor dengan bibit Rp1 juta akan mendapatkan hasil yang besar. Satu butir kelapa kopyor minimal harganya Rp25 ribu bahkan ada yang sampai Rp40 ribu. Itu satu butir. Padahal kalau sudah cukup umur, satu tandan dapat menghasilkan 15-20 butir. Usia pohon juga panjang, mencapai 45-50 tahun. Jadi kalau dihitung-hitung, bibit satu batang Rp1 juta tidak mahal, karena penghasilannya juga besar,”katanya. Kelapa kopyor itu sebetulnya terjadi akibat enzim yang membentuk dinding sel tidak lengket, sehingga kemah dan menjadi kopyor. Kelapa yang kopyor itu tidak dapat dijadikan bibit secara alamiah. Makanya kemudian, pihaknya melakukan pengembangan dengan kultur jaringan. “Selain untuk bahan minuman, kelapa kopyor sebetulnya potensial untuk bahan baku kosmetik. Sebab, mempunyai kandungan galaktomanan yang tinggi. Galaktomanan biasanya dipakai bahan dasar kosmetik seperti krim dan pelembab. Namun, kami belum mengembangkannya,”ujarnya. Pemeliharaan kelapa kopyor juga tidak terlalu rumit, cukup dengan pengairan yang bagus, ketinggian tempat di bawah 600 meter di atas permukaan laut mdpl dan melakukan pengendalian hama. “Sementara ini, hama pohon kelapa kopyor adalah kumbang artona. Tetapi hal itu dapat dikendalikan dengan cara ramah lingkungan yakni dengan jaring untuk menjebak kumbang tersebut. Kalau hama tidak ada persoalan, karena sudah ada antisipasinya,” katanya. Sisunandar mengatakan budidaya kelapa kopyor merupakan salah satu bisnis yang menggiurkan, karena saat sekarang produksi hanya mampu memenuhi kebutuhan 30% saja. Saat ini, kelapa kopyor paling banyak dihasilkan dari Kabupaten Pati dengan produksi butir per 3 hari. Sehingga masih cukup terbuka pasarnya. perlu dibaca Ini Terumbu Karang Buatan Ramah Lingkungan & Murah dari Tempurung Kelapa Panen perdana kelapa kopyor di kebun plasma nutfah milik Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Foto L Darmawan/Mongabay Indonesia Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti Muhammad Dimyati mengatakan bahwa penelitian mengenai kultur jaringan kelapa kopyor tersebut merupakan pertama kali di dunia. “Juga di sini merupakan kebun plasma nutfah pertama kali di dunia. Jadi, sebuah penelitian itu, yang penting membuat dampak positif bagi masyarakat sekitar, bahkan bangsa Indonesia. Setelah penelitian terwujud, maka kemudian perlu dihilirkan. Kita berharap, nantinya UMP akan berkolaborasi dengan penelitian lembaga lain untuk pengembangan produk kelapa kopyor. Sebagai contoh, ada penelitian LIPI Yogyakarta yang menemukan pengemasan sehingga membuat makanan awet. Dengan kolaborasi pengemasan, maka kelapa kopyor dapat diekspor. Negara-negara Eropa dan Australia membutuhkan, tidak saja untuk konsumsi, tetapi juga bahan baku kosmetika,” kata Dimyati. Menurutnya, saat sekarang setiap hari kebutuhan kelapa kopyor untuk satu perusahaan es, membutuhkan kelapa kopyor. Kalau sebanyak itu, maka yang dibutuhkan adalah pengembangan budidaya kelapa kopyor. Untuk memenuhi kebutuhan kelapa kopyor setiap hari, membutuhkan sekitar 20 hektare lahan. “Inilah potensi yang bisa dikembangkan,” pungkasnya. Artikel yang diterbitkan oleh
Betapa enaknya minum es kopyor, Hemm, segernya bukan main. Memang!! Tapi jangan Anda bayangkan, betapa sulitnya mencari kelapa kopyor ! itu dulu. Saat ini kelapa kopyor sudah banyak dibudidayakan, bahkan budidaya kelapa kopyor tidak perlu lahan berhektar – hektar. Di pekarangan pun, Anda sudah dapat menjadi petani kelapa kopyor. Menarik bukan? budidaya kelapa kopyor Seperti pesan Guru Besar Bioteknologi Tanaman, Departemen Agronomi dan Holtikultura, Fakultas Pertanian IPB Sudarsono, “sesungguhnya masyarakat tak perlu lahan yang luasnya berhektar-hektar untuk bisa melakukan budidaya kelapa kopyor”. Yang menarik lagi, mulai tanam hingga berbuah hanya membutuhkan waktu 3,5 tahun. Waktu yang relatif singkat dibandingkan tanaman kelapa pada umumnya. Disamping itu, nilai jual kelapa kopyor yang cukup tinggi, sehingga memberikan peluang usaha yang bisa menghasilkan penghasilan aduhai, dan mudah pula! ingin buktinya? Silahkan Anda baca artikel ini sampai selesai. Seorang warga Kabupaten Pati, yang menanam lima pohon kelapa kopyor pati di halaman rumahnya, mampu menghidupi keluarga, bahkan menyekolahkan anaknya hingga tamat perguruan tinggi. “Cukup menanam bibit kelapa kopyor di halaman, dalam waktu 4-5 tahun sudah dapat dipanen”. Begitu kata Sudarsono. budidaya kelapa kopyor pati Menurut sudarsono, budidaya kelapa kopyor sebaiknya melalui bibit yang sudah disemaikan. Anda dapat menanam kelapa kopyor di tanah mana pun, namun sebisa mungkin hindari tanah berkapur keras. Idealnya sebatang pohon kelapa kopyor dapat tumbuh serta berbuah dengan baik jika berada di lahan yang memiliki ketinggian 400 meter di atas permukaan laut, dengan sinar matahari minimal 75 %. Bagaimana cara budidaya kelapa kopyor? Cara yang pertama adalah dengan menggali kubangan dengan kedalaman 50 cm dan 40 cm. Kemudian untuk hasil yang lebih baik berikan pupuk organik yang telah terfermentasi dalam lubang kira-kira sebanyak 10 cm, Lalu timbunlah pupuk organik tersebut dengan tanah galian setinggi 10 cm lagi. Setelah tanah galian siap, masukkan bibit kelapa kopyor yang sudah siap tanam di dalam lubang yang telah di beri pupuk kandang dan timbunan tanah tadi. Dan yang terahkir, timbunlah bibit hingga ¾ batok kelapanya tertimbun tanah masih ¼ batok kelapa yang tidak tertimbun tanah. Setelah umur 2 hingga 3 bulan tutuplah lubang yang sampai batok tidak tampak dan rata dengan tanah. Artikel terkait Cara Mudah Membuat Pupuk Organik Bagaimana, mudah bukan? Rahasia kesuksesan warga masyarakat Pati, Jawa Tengah adalah lokasi penanaman. Bibit kelapa kopyor sebaiknya berada di areal lahan, yang jauh dari pohon kelapa biasa. Setidaknya diberi jarak minimal sejauh 500 meter supaya mendapatkan hasil maksimal. Untuk dapat mencapai hasil yang maksimal anda juga harus mengatur jarak tanam. Jarak yang disarankan 9 x 9 meter atau 10 x 10 meter dengan menggunakan pola segitiga. Lalu bagai mana cara perawatan pascatanam budidaya kelapa kopyor ini dilakukan? Apakah cukup sulit? jangan kawatir! cara perawatan tanaman ini sama mudahnya dengan cara menamanya, Langkah yang pertama bibit yang baru ditanam sebaiknya diberi naungan paranet yang memiliki tingkat keteduhan 50% agar tidak terlalu panas. Kemudian Lakukanlah penyiangan secara berkala, dan jangan lupa untuk melakukan menyiram jika tidak ada hujan untuk menjaga kelemababan tanah dan membantu perakaran. Selanjutnya Anda harus menyesuaikan Pemupukan dengan umur tanaman. Untuk tanaman yang berumur 0-2 tahun, berikan pupuk dengan dosis 0,2 N kg / pohon/ tahun. Berikan juga pupuk P2O5 sebanyak 0,2 kg/ pohon/ tahun dan KCL 0,2 kg/ pohon/ tahun. Saat tanaman berumur 3-10 tahun berikan pupuk kandang dengan dosis pemupukan 1,0 N kg/ pohon/ tahun. Sedangkan unsur P2O5 sebanyak 0,75 kg/ pohon/ tahun dan KCL sebanyak 1,0 kg/ pohon/ tahun. Selanjutnya untuk tanaman kelapa kopyor yang berumur lebih dari sebelas tahun membutuhkan N sebanyak 1,5 kg/ pohon/ tahun, unsur P2O5 sebanyak kg/ pohon/ tahun dan KCL sebanyak 1,5 kg/ pohon/ tahun. Budidaya kelapa kopyor pascatanam pada prinsipnya tidak membutuhkan perawatan khusus. Pada musim kemarau, sewaktu tanaman baru tumbuh dengan ciri daun belum membuka seperti daun kelapa pada umumnya, sebaiknya setiap hari sekali disirami untuk mengontrol kadar airnya. Pada musim penghujan, usahakan jangan terlalu becek atau tergenang. Sangat mudah! budidaya kelapa kopyor Namun demikan, ada beberapa permasalahan mendasar dalam melakukan budidaya kelapa kopyor di indonesia. Pertama persentase buah cukup rendah, kedua kualitas bibit yang dikembangkan para petani masih kurang. Ketiga serangan atau gangguan hama ulat penggerek daun, hama kumbang badak, dan hama kumbang sagu yang terus menerus menggerus pohon kelapa kopyor. Dan yang keempat terbatasnya ketersediaan bibit varietas unggul. Hama yang paling sering menyerang adalah ulat penggerek daun. Namun jangan terlalu khawatir. Cara menanggulanginya cukup mudah, Anda hanya perlu menyemprot daunnya dengan pestisida, maka segala hama penyakit yang menyerang tanaman ini akan hilang dan mati dengan sendirinya. Bagai mana, Anda tertarik untuk melakukan budidaya kelapa kopyor? Atau ada yang masih membuat Anda bingung? kalau ada, silahkan tinggalkan pertanyaan Anda pada kolom komentar. Sumber gambar budidaya kelapa kopyor
cara budidaya kelapa kopyor